Postingan

Malaikat Kecilku

Sebagaimana cahaya itu ada Sebagaimana pula terang itu tercipta  Andai aku bisa terbang bersama mimpi  Kan kupetik bintang tuk menerangi  Lalu aku pun bergegas pergi  Melangkahkan kaki bersama sunyi Hai kamu ? Masihkah kau disana ? Di sudut-sudut kegelapan Namun kau memberikan rasa terang  Disaat malam datang  Aku tertegun pada keheningan  Keheningan sunyi tanpa teman Malaikat kecilku .. Begitu sapamu Kau memecah keheningan sunyi itu Menjadi aurora terang bersama gemerlapan  Tuhan...  Jika ku punya satu hidup lagi  Bukan tuk ingkari tapi tuk mengerti  Akan keindahan perasaan yang Kau beri  Tentang hati kecil yang sedang menjelajahi Semut kecil bahagia memiliki sapu yang mampu membersihkannya dari debu .. Memiliki hati yang mampu mengajarkannya akan sebuah arti...

Puisi Kecil Untuk Bintang

Semalam tadi aku berdoa Akan datangnya sebuah masa Dimana kita akan bersama Mencipta tawa dalam air mata             Sentuhan kecil yang dia punya             Membuatmu tertawa dalam fana dunia Cahaya terang , lentera malam.. Hanya harap yang aku punya Dalam elegi kenistaan Dan kebohongan kehidupan             Masih terngiang sebuah nada             Mencipta harmoni kebersamaan kita Saat salah satu bintang biru redupkan cahaya Ingatlah masih ada bintang merah pancarkan sinar mereka             Bintang dalam sepiku             Bintang dalam tawaku             Bintang dalam s...

Ibu

Dengan pena ini aku akan bercerita Melukiskan kisah , menuturkan kata Saat cahaya menerangi gulita Tak ada cinta yang ku dapat disana             Ibu… Seutas kasih , segenggam sayang Kan kusatukan menjadi kasih sayang Agar terang bagaikan bintang Yang menerangi kegelapan malam Mentari disaat siangku… Pelangi disaat hujanku… Rembulan disaat senjaku… Ibu…             Masih terngiang jelas bisikan doamu             Masih terngiang jelas lantunan nasihatmu             Masih terngiang jelas belaian lembut jemarimu             Yang selalu terbalas dengan nada acuhku Ibu…             Jika gelombang suara merambat lebih cepat ...

Lentera

Indah ku kenang suatu cerita Tentang kisah bersama yang telah sirna Tentang perjalanan sunyi yang kini menepi   Di suatu malam tak berbintang   Di suatu hari tanpa mentari   Kau datang tuk hapuskan rasa sendiri Lentera malam , penyejuk senja Tak ingatkah kau akan asa kita ? Membina semut kecil menuju pelangi Meniupkan abu agar tak menjadi debu   Andai kau tak hancurkan percayaku   Andai kau tak hentikan langkahku   Dan andai kau tak patahkan sayapku  Mungkin hari ini masih bisa ku lihat mentari Mungkin hari ini masih bisa ku sapa pelangi   Namun sayang , duhai sahabat senja   Kau hilang bersama kebencian malam Selamat tinggal serpihan kekesalan Aku akan terbang bersama awan " Sahabat dalam keheningan malam , tetaplah menjadi secercah cahaya yang menerangi kegelapan .. Walau mulut telah berkata , mungkin hati akan sulit menjawab .. Kenanglah .. "

Bunda, bolehkah aku mengenal cinta?

Hening suara dalam sunyi.. Waktu itu senja menyapa.. Memberi ketenangan kepada siapa saja.. Dalam kesenyapan itu.. Seseorang menghampiriku.. Indah senyumnya, binar matanya, kesejukan jiwanya.. Dia menenangkanku dengan lantunan ayat suciNya.. Bunda, disaat itu jantungku berdegup kencang.. Mamuji keindahan ciptaanNya.. Aku tak pernah melihat sosok sepertinya.. Begitu tenang hidup di jalanNya.. Bunda, inikah yang dinamakan cinta? Bunda, bolehkah aku mengenal cinta? Aku telah terlanjur terpaut pada hatinya.. Hati yang mencintai Allah lebih dari apapun di dunia.. Ikhwanku yang begitu sempurna dimataNya.. Jadikanlah aku yang kedua dihatimu setelah kau mencintaiNya.. Jadikanlah aku permaisuri di kerajaan cintaNya bersamamu.. Bimbing aku menggapai surgaNya dalam kedahsyatan cinta..

Bunda

Bila kasihmu ibarat bulan Biarkan aku menjadi bintang Walau hanya setitik di kegelapan malam Namun berusaha menjadikan terang Bunda... Saat air mata membanjiri diriku Ku mengharap belai kasihmu Namun itu hanyalah harapan Karna hanya bayangmu yang mampu menghiburku Bunda... Tulus cintamu kan slalu terukir dihatiku Semoga tuhan memberikan kedamaian untukmu